Bagaimana Memilih Detektor Kebakaran yang Tepat?


Sebagaimana kita ketahui, di pasaran terdapat banyak sekali pilihan untuk alat detektor kebakaran. Namun dibutuhkan trik tersendiri dalam pemilihan alat tersebut agar tepat sesuai dengan kegunaannya, yaitu untuk mendeteksi keberadaan api secara dini dan meminimalisasi hadirnya alarm palsu.

Alat detektor ini sebenarnya bisa ‘mencium’ adanya empat jenis awal mula api, mulai dari panas yang berlebihan, asap, kebocoran gas dan juga radiasi ultraviolet. Setelah terdeteksi, detektor akan memicu alarm untuk mengirimkan sinyal bahaya sesuai empat jenis awal api tersebut.

Di pasaran terdapat beberapa detektor sesuai kegunaannya. Namun, di antaranya yang paling banyak ditemui adalah detektor asap, kemudian diikuti oleh detektor panas, detektor gas CO dan detektor api itu sendiri.

Disarankan, pemilihan tipe-tipe detektor ini diharapkan sesuai dengan lingkungan di mana alatnya berada. Kemudian, ada pertimbangan dari faktor mana saja kemungkinan api bisa muncul. Sebagai contoh, sebuah dapur di restoran akan lebih cocok bila dipasangi oleh alat detektor panas, dibandingkan dengan detektor asap.

Berikut beberapa faktor yang bisa menjadi panduan untuk memilih detektor asap agar berfungsi maksimal:

–  Kecepatan dalam mendeteksi bahaya api merupakan hal utama.

–  Bisa meminimalisasi kehadiran alarm palsu

–  Kemampuan detektor dalam memprediksi penyebaran api

–  Faktor lingkungan juga harus diperhatikan, seperti debu, kelembapan, temperature ruangan dan asap dari sumber lain

–  Besarnya ruangan yang akan dipasangi detektor.

Sumber : http://www.indosecuritysystem.com/

Silahkan dibagikan - share to be happyShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someonePrint this page

Comments are closed.