Demam AR akibat Pokémon Go: Apa yang dapat Dipelajari Keamanan Darinya?


Aplikasi permainan smart phone yang telah lama dinanti-nantikan, Pokémon Go, dirilis di beberapa negara pilihan, yang telah menarik perhatian hampir semua pengguna smart phone yang familiar dengan permainan tersebut, atau penasaran dengan teknologi yang digunakan. Menggunakan GPS dan kamera smart phone, permainan ini menciptakan lingkungan augmented reality (AR) yang memungkinkan para pemain memburu Pokémon virtual di dunia nyata. Belum juga satu minggu setelah dirilis, telah terjadi berbagai insiden yang mengakibatkan cedera (menabrak tiang, jatuh ke selokan), penjambretan, kecelakaan mobil di jalan tol, dan juga ada kabar ditemukannya jenazah ketika para pemain tengah dalam misi untuk menangkap para Pokémon.

Aplikasi AR

Sebagai salah satu teknologi personal yang diprediksi akan bertahan lama, AR memang telah mengalami pengadaptasian pesat di dunia konsumen. Pokémon Go misalnya, sejauh ini telah diunduh lebih dari 40 ribu orang di AS saja. Jika digunakan dengan tujuan benar, AR dapat meningkatkan kesadaran situasional, menyediakan pengguna dengan gambaran yang lebih holistik dari lingkungan sekitar mereka, dan menambahkan informasi yang dibutuhkan.

Bagaimana dengan keselamatan & keamanan?

AR sudah mulai digunakan dalam industri keamanan, dengan teknologi yang digunakan untuk aplikasi seperti manajemen pergudangan, di mana operator diberikan konfirmasi visual, arah ke mana mereka harus pergi melalui kacamata AR mereka. Aplikasi lain yang menggunakan teknologi untuk memfasilitasi keselamatan adalah pencarian dan pertolongan. Sistem AR menyediakan kesadaran geografis terhadap lokasi dan nama-nama jalan di hutan dengan video kamera untuk para operator kamera udara. Hasilnya, operator kamera lebih mampu mencari para pendaki yang terluka atau hilang dengan lebih baik, karena mengetahui konteks geografis dari gambar kamera. Begitu ditemukan, operator dapat dengan lebih efisien mengarahkan para penolong ke lokasi pendaki.

Adopsi luas dan cepat teknologi ini yang terjadi dalam beberapa tahun belakangan memotivasi perusahaan dalam menciptakan inovasi masa depan untuk keamanan, yang akan memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan mana bagi aplikasi yang semakin meluas.

Aplikasi lain untuk AR termasuk:

  • Desain: Menambahkan AR ke dalam desain visualisasi dapat mempercepat proses prototipe, dan menjembatani celah antara peralatan modeling 3D dan produk akhir.
  • Pemasaran: Menambah preview produk dengan mengizinkan pelanggan memindai katalaog dan mencoba produknya di rumah dengan AR.
  • Penjualan B2B: Representasi sales dapat menampilkan produk dalam cara yang realistis langsung di lingkungan klien, dan meningkatkan dampak visual presentasi.
  • Omni-commerce: Memungkinkan pelanggan untuk mencoba produk dalam AR 3D di rumah sebelum membeli melalui smart phone atau tablet.

Source : http://www.indosecuritysystem.com/

Silahkan dibagikan - share to be happyShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someonePrint this page

Comments are closed.