Tiga Santri Ini Temukan Alat Detektor Kebocoran Gas


Muhammad Wiliam Mursyida, Fani Rosiful dan Alvin Widiardi, telah berhasil menemukan alat detektor kebocoran gas. Para santri dari MA Unggulan Nuris, Jember, Jawa Timur tersebut mendemokan alat bernama “D’tron Fire Flow Alarm” dalam lomba Instrumentation And Control Competition (ICONIC) 2016 di ITB Bandung, baru-baru ini. Mereka pun didapuk juara harapan pertama atas hasil karnyanya.

William menjelaskan, di dalam alat tersebut terdapat sensor yang bisa mendeteksi adanya gas mudah terbakar di dalam ruangan. Selain itu, alat ini juga sudah dipasangi alarm untuk meneruskan kerja sensor.

Makin canggih, D’tron Fire Flow Alarm bahkan mampu mengumpulkan gas berbahaya di satu titik, lalu mendorongnya keluar ruangan hingga konsentrasi gas menjadi berkurang. “Ketika gas liar dalam ruangan bisa dibuang keluar, maka tak akan terjadi kebakaran,” tukasnya, Senin (26/9/2016).

Teman satu tim Wiliam, Fani Rosiful mengungkapkan penciptaan alat detektor gas ini terinspirasi dari banyaknya kejadian gas meledak akibat kebocoran hingga menyebabkan kebakaran. Untuk membuat alat ini, dia bersama timnya membutuhkan waktu satu bulan dan biaya kurang dari Rp 1 juta.

Untuk menghemat dana, tim ini banyak memanfaatkan peralatan elektronik bekasi yang tersimpan di laboratorium MA Nuris. Kami berharap agar pemerintah dapat mematenkan prototype alat ini, dan bisa diproduksi secara massal untuk kepentingan kenyamanan dan keamanan penggunaan kompor gas,” tegasnya.

Source : http://www.indosecuritysystem.com/

Silahkan dibagikan - share to be happyShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someonePrint this page

Comments are closed.